Madrasah Aliyah Nurussyahid (MANUSA) adalah Sekolah Menengah Atas Setingkat SMA/SMK, Yang berdiri 2013 dengan Unggulan Magang dan Mahir Bahasa Jepang


Niat yang baik akan menghasilkan prasangka yang baik, Prasangka yang baik akan menghasilkan Aqidah yang baik dan Aqidah yang baik akan menghasilkan Akhir yang baik (Khusnul Khotimah). Hidup ini adalah Perjuangan, perjuangan perlu pengorbanan, pengorbanan perlu kecintaan, kecintaan perlu kesungguhan dalam Do'a dan Ikhtiar yang seimbang. kecintaan perlu keikhlasan dan keikhlasan perlu kesabaran, maka Allah berfirman Jadikan Sabar dan Sholat sebagai penolongmu melalui petunjuk sang Guru Mursyid.

2019/02/19

Model Laporan Pertanggungjawaban Pengurus OSIS MA Nurussyahid Kertajati Periode 2017/2018 salam sukses selalu terima kasih atas Perjuangannya, semoga bermanfaat

Selamat dan sukses untuk Pengurus Osis Baru dan terima kasih Kepada seluruh jajaran pengurus OSIS tahun 2017/2018 semoga menjadi kenangan yang terindah dalam perjalanan hidupmu
Foto Pelantikan Pengurus Baru OSIS MA Nurussyahid Tahun 2018/2019

KATA PENGANTAR
 Assalamualikum Wr. Wb

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT, yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan Pertanggung jawaban OSIS MA Nurussyahid Kertajati Masa Bakti 2017 - 2018 Laporan ini kami susun untuk memberitahukan program  kerja yang telah kami laksanakan selama Masa Bakti satu tahun dan untuk diketahui oleh seluruh warga OSIS MA Nurussyahid Kertajati.
Dengan segala kerendahan hati, kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penyusunan Laporan Pertanggung jawaban ini, akan tetapi dalam proses penyusunan kami lakukan sesuai dengan kenyataan di lapangan agar dapat memberikan informasi tentang segala aktivitas yang telah dilaksanakan selama Masa bakti satu tahun.
Kami segenap pengurus OSIS MA Nurussyahid Kertajati mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu baik berupa meteri maupun non matri, sehingga semua program kerja yang telah direncanakan dapat terealisasikan dengan baik.
Akhirnya kami berharap semoga Laporan Pertanggung jawaban ini dapat di jadikan  sebagai bahan pertimbangan untuk pengurus OSIS yang akan datang.

Wasalamu’alaikum Wr. Wb

                                                                                                       Kertajati,20 November 2018
Sekretaris


Dede Melati Juwita Sari


BAB I
PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) adalah badan kolegal yang terdiri dari siswa/siswi yang memiliki tugas pokok dalam mengorganisasikan, membina, dan mengembangkan anggota OSIS di wilayah sekolahnya. OSIS merupakan Empat Jalur Pembinaan Kesiswaan yang diantaranya :
1.     Organisasi Kesiswaan;
2.     Latihan Kepemimpinan;
3.     Kegiatan Ektrakulikuler;
4.     Kegiatan Wawasan Wiyata Mandala.
Sebagai perwujudan dari salah satu bentuk jalur pembinaan kesiswaan tersebut, maka dibentuklah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

1.2.MAKSUD DAN TUJUAN
Penyusunan Laporan ini dimaksudkan sebagai Pertanggung jawaban dan perealisasian pelaksanaan program kerja OSIS Madrasah Aliyah Nurussyahid Kertajati Masa Bakti 2017 - 2018 sehubungan dengan berakhirnya Masa Bakti kepengurusan OSIS.
Tujuan dari penyusunan Laporan ini adalah untuk dijadikan bahan pelaksanaan tugas pengurus OSIS Madrasah Aliyah Nurussyahid Kertajati Masa Bakti 2017 - 2018.

1.3. DASAR HUKUM
1.     Tap MPR No. IV/MPR/1998, tentang strategis pembinaan dan pengembangan generasi muda;
2.     Tap MPR No. II/MPR/1983;
3.     Tap MPR No. II/MPR/1988;
4.     Tap MPR No. II/MPR/1998, tentang GBHN;
5.     UU No. 2 Tahun 1990, sistem pendidikan Nasional;
6.     PP No. 28 Tahun 1990, tentang pendidikan dasar;
7.     PP No. 29 Tahun 1990, tentang pendidikan menengah;
8.     Kepres No. 23 Tahun 1979;
9.     Kep Mendikbud No. 0320/U/1983, tentang polada sar pembinaan dan pengembangan generasi muda;
10.                       Kep Mendikbud No. 0461/U/1984, tentang pembinaan kesiswaan;
11.                       Kep Dirjen Dikdasmen No. 226/C/O/1998

1.4. PROGRAM KERJA SELURUH DIVISI

SUSUNAN PENGURUS OSIS
Madrasah Aliyah Nurussyahid Kertajati
MASA BAKTI 2017 - 2018

Ketua                          : Diani Islamiati
Sekertaris I               : Dede Melati Juwita Sari
                Gugun Maulana
Bendahara I             : Nurhayati
    Amelia Nurfadilah
1.     Ketaqwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa
                                                        i.            M Abdul Jalil Adi Fatma                        
2.     Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
                                                        i.            Lilis Rohimah
3.     Pendidikan Pendahuluan Bela Negara
                                                        i.            Rosmawati
4.     Pembinaan Kepribadian dan Budi Luhur
                                                        i.            Dea Ainun  
                                                     ii.            Hilda
5.     Pembinaan Orgnisasi Politik dan Kepemimpinan
                                                        i.            Tana
                                                     ii.            Angling Hidayat

6.     Keterampilan dan Kewirausahaa
                                                        i.            Tantan Sumiyati
                                                     ii.             Pipit Hijriah Fitriah
7.     Pembinaan Kesegaran Jasmani dan daya Kreasi
                                                        i.            Meri Anjani
                                                     ii.            Widaningsih
8.     Pembinaan Apresiasi dan Kreasi Seni
                                                        i.            Guruh Nugraha
                                                     ii.            Susi Susilawati

PROGRAM KERJA KETUA

FORMASI  : I
Ketua                     :  Diani Islamiati
Wakil Ketua         : Aisyah Nurrohmah
Program Kerja
1.     Mengadakan Rapat Bulanan.
2.     Mengutus anggota  untuk training yang diadakan oleh organisasi lain.
3.     Memimpin dan mengatur jalannya organisasi.
4.     Mengontrol uang bendahara setiap bulan
II. Program Kerja yang Terlaksana
1.     Memimpin dan Mengatur jalannya organisasi.
2.     Mengontrol uang bendahara setiap bulan
III.Program Kerja yang tidak terlaksana
1.     Mengutus anggota untuk tranining yang diadakan oleh organisasi lain
2.     Mengadakan Rapat Bulanan
IV. Pesan
“Jadilah Ketua dan Wakil ketua Osis yang bijak dan jujur serta bertanggung jawab
dalam melakukan tugas”.                                                                                                          Kertajati, 20 November 2018
Ketua OSIS


   Diani Islamiyati


PROGRAM KERJA SEKERTARIS

FORMASI     : II
Sekretaris I             :  Dede Melati Juwita Sari
Sekretaris II            :  Gugun Maulana
I.     Program Kerja
1.     Membantu ketua dalam menjalankan tugas.
2.     Membuat Undangan rapat resmi.
3.     Membuat Laporan kepada Pembina Osis.
4.     Membuat surat Masuk dan Keluar.
5.     Mengatur surat menyurat secara aorganisir dan adminitrasi.
6.     Membuat dan mencatat keputusan-keputusan sidang dan rapat.
7.     Membuat daftar hadir setiap bulan.
II.  Program Kerja yang Terlaksana
1.     Membantu ketua dalam menjalankan tugas.
2.     Membuat dan mencatat keputusan-keputusan rapat.
3.     Membuat laporan kepada pembina Osis.
III.  Program Kerja yang tidak terlaksana
1.     Membuat rapat undangan resmi.
2.     Mengatur surat menyurat secara terorganisasi dan administrasi.
3.     Membuat surat masuk dan keluar
4.     Membuat daftar hadir setiap hari.
IV. Pesan
“Kami berharap semoga dengan adanya pengurus baru dalan menjalankan lebih
Baik”
Kertajati, 20 November 2018
Sekertaris


         Dede Melati Juwita Sari

PROGRAM KERJA BENDAHARA

FORMASI     : III
Bendahara I           : Nurhayati
Bendahara II          : Amelia Nurfadilah
I. Program Kerja
1.     Mendiskusikan uang bagi setiap seksi yang memerintahkan dengan persetujuan Ketua dan Pembina.
2.     Membukukan Keuangan OSIS
3.     Mencari sumber dana lain yang halal.
4.     Mengontrol uang OSIS ke bendahara setiap bulan
II. Program kerja yang terlaksana
1.     Mendiskusikan uang bagi setiap seksi yang memerintahkan dengan persetujuan Ketua dan Pembina.
2.     Membukukan Keuangan OSIS.
3.     Mencari sumber dana lain yang halal.
III. Program Kerja yang tidak terlaksana
1.     Mengontrol uang OSIS ke bendahara setiap bulan
VI.Pesan
Jalinlah kerja sama dengan pengurus dan pembina

Kertajati, 20 November 2018
Bendahara


                                                                                                         Nurhayati


PROGRAM KERJA
SIE. KETAQWAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA

FORMASI :  IV
1.     M Abdul Jalil Adi Fatma
I. Progran Kerja
1.     Mengadakan Acara Peringatan Hari Besar Islam ( PHBI ).
2.     Mewajibkan bagi siswa laki - laki memakai peci pada waktu upacara.
3.     Mewajibkan setiap kelas untuk berdo’a sebelum dan sesudah belajar.
4.     Mengadakan pembacaan Al-Qur’an setelah dzuhur.
5.     Memberikan sanksi kepada siswa/i yang melanggar.
6.     Mengadakan Sholat dhuha.
II. Program Terlaksana
1.     Mengadakan Acara Peringatan Hari Besar Islam ( PHBI ).
2.     Mewajibkan setiap kelas untuk berdo’a sebelum dan sesudah belajar.
3.     Mengadakan pembacaan Al-Qur’an setelah solat dzuhur.
4.     Memberikan sanksi kepada siswa/i yang melanggar.
III.Program kerja yang tidak terlaksana
1.     Mewajibkan bagi siswa laki - laki memakai peci pada waktu upacara.
2.     Mengadakan Acara Hari Besar Islam
IV. Pesan
“Jadilah pengurus osis yang bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas”.



Kertajati, 20 November 2018
Sie. Ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa




                                                                                    M Abdul Jalil Adi Fatma





PROGRAM KERJA
SIE. KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA
FORMASI:  V
1.     Lilis Rohimah
I. Program Kerja
1.     Menertibkan peserta upacara.
2.     Mencatat siswa/i yang melanggar peraturan sekolah.
3.     Melatih petugas upacara bendera.
4.     Memberikan sanksi terhadap siswa/i yang melanggar tata tertib sekolah.
5.     Melaporkan catatan petugas upacara kepada pembina osis.
II. Program kerja terlaksana
1.     Menertibkan peserta upacara.
2.     Mencatat siswa/i yang melanggar peraturan sekolah.
3.     Melatih petugas upacara bendera.
4.     Memberikan sanksi terhadap siswa/i yang melanggar tata tertib sekolah.
5.     Melaporkan catatan petugas upacara kepada pembina osis.
III. Program Kerja yang tidak terlaksana
-
IV. Pesan
Jadilah pengurus yang dapat dipercaya dan bertanggung jawab dan dapat dipercaya,
serta jalinlah kerja sama dengan pengurus OSIS yang lain.



Kertajati, 20 November 2018
Sie. Kehidupan Berbangsa dan bernegara
                                                                                                                          


Lilis Rohimah





PROGRAM KERJA
SIE. PENDIDIKAN PENDAHULUAN BELA NEGARA
FORMASI : VI
1.     Rosmawati
I. Program Kerja
1.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk melengkapi alat – alat kebersihan.
2.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk memakai seragam sekolah yang telah di tetapkan.
3.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk melaksanakan tugas piket.
4.     Mewajibkan setiap siawa/i untuk mentaati peraturan sekolah.
II. Program Kerja yang Terlaksana
1.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk melengkapi alat – alat kebersihan.
2.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk memakai seragam sekolah yang telah di tetapkan.
3.     Mewajibkan setiap siswa/i untuk melaksanakan tugas piket.
4.     Mewajibkan setiap siawa/i untuk mentaati peraturan sekolah.
III. Program Kerja yang tidak terlaksana
Tidak ada.
IV. Pesan
Jalinlah kerja sama antara pengurus OSIS dan pembina serta siswa/i yang lain.

Kertajati,20 November 2018 
Sie. Pendahuluan Bela Negara


 Rosmawati


PROGRAM KERJA
SIE. KEPRIBADIAN DAN BUDI PEKERTI
FORMASI : VII
1.     Dea Ainun
2.     Hilda
I. Program Kerja
1.     Mengadakan majalah dinding ( mading )
2.     Mengadakan keterampilan dan kesenian.
3.     Mengadakan lomba dalam rangka PHBN dan PHBI.
II. Program Kerja Terlaksana
1.     Mengadakan majalah dinding ( mading )
2.     Mengadakan keterampilan dan kesenian.
3.     Mengadakan lomba dalam rangka PHBN dan PHBI.
III. Program kerja yang tidak terlaksana
Tidak ada.
IV. Pesan
Jalinlah kerja sama antara pengurus OSIS dan pembina serta siswa/i yang lain. Agar
dapat menjalankan tugas dengan baik.

Kertajati, 20 November 2018
Sie. Kepribadian dan Budi Pekerti



                                                                                                Dea Ainun



PROGRAM KERJA
SIE. ORGANISASI PENDIDIKAN POLITIK DAN KEPEMIMPINAN
FORMASI : VIII
1.     Angling Hidayat
2.     Tana
I. Program Kerja
1.     Membuat team Sepak Bola putra.
2.     Membuat team Bola Voli putra/i.
3.     Membuat team Bulutangkis putra/i.
II. Program Kerja yang terlaksana
1.     Membuat team Sepak Bola putra
2.     Membuat team Bola Voli putra/i.
III. Program kerja yang tidak terlaksana
1.     Membuat team Bulutangkis putra/i.
IV. Pesan
Sering - seringlah meminta pendapat kepada pembina atau guru olah raga.


Kertajati, 20 November 2018
Sie. Pembinaan Orgnisasi Politik dan Kepemimpinan


Angling Hidayat


PROGRAM KERJA
SIE. KETERAMPILAN DAN KEWIRAUSAHAAN
FORMASI : IX
1.     Tantan Sumiyati
2.     Pipit Hijriah Fitriah
I.                   Program Kerja
Membuat keterampilan dan Hasta Karya
II.                Program Terlaksana
Membuat keterampilan dan Hasta Karya
III.             Program yang tidak terlaksana
-
Pesan
“Sering - seringlah meminta pendapat kepada pembina atau guru olah raga.”


Kertajati, 20 November 2018
Sie. Keterampilan dan Kewirausahaan



Tantan Sumiyati



PROGRAM KERJA
SIE. PEMBINAAN  KESEGARAN JASMANI DAN DAYA KREASI
FORMASI : X
1.     Meri Anjani
2.     Widaningsih
I. Program Kerja
1.     Memberi sumbangan bagi siswa siswi yang terkena musibah.
2.     Memeriksa kerapihan siswa.
3.     Menegur siswa/i yang tidak memakai seragam sekolah.
II. Progranm Kerja yang terlaksana
1.     Memberi sumbangan bagi siswa siswi yang terkena musibah.
2.     Memeriksa kerapihan siswa.
3.     Menegur siswa/i yang tidak memakai seragam sekolah.
III. Program kerja yang tidak terlaksana
            Tidak ada.
IV. Pesan
“Kerja samalah dengan seksi - seksi lain”.


Kertajati, 20 November 2018
Sie. Pembinaan Kesegaran Jasmani dan Daya Kreasi





Meri Anjani


PROGRAM KERJA
SIE. APRESIASI DAN KREASI SENI
FORMASI : XI
1.     Guruh Nugraha
2.     Susi Susilawati
I.                   Program Kerja
1.     Mengadakan Majalah Dinding
2.     Mengadakan Kesenian dan keterampilan
II.                Progran Kerja Terlaksana
1.     Mengadakan Majalah Dinding
2.     Mengadakan Kesenian dan keterampilan
III.  Program kerja yang tidak terlaksana
-
IV. Pesan
               “Kerja samalah dengan seksi - seksi lain”.

  Kertajati, 20 November 2018
                    Sie. Apresiasi dan Kreasi Seni



  Guruh Nugraha


BAB II
EVALUASI DAN PENILAIAN

 Kami pada umumnya telah melaksanakan program kerja dengan semaksimal mungkin sesuai dengan program kerja yang telah dilaksanakan, akan tetapi tidak menutup mata terhadap kekurangan dan kelemahan yang kami miliki sehingga masih ada program kerja yang sampai saat ini belum sempat kami laksanakan.
Setelah dievaluasi secara objektif, beberapa kekurangan dan kelemahan dalam gurusan Masa Bakti 2017 - 2018 adalah sebagai berikut :
1.     Adanya kekurangan dan kelemahan dari pengurus itu sendiri dan kelemahan dalam subjeknya, yaitu kurangnya kesadaran dan loyalitas terhadap organisasi itu sendiri. Hal ini dimungkinkan karena belum begitu mengerti secara mendalam tentang apa itu sesungguhnya organisasi.
2.     Kurangnya daya respon dan partisipasi dari siswa/siswi sebagai objek, sehingga ada kalanya kami mendapat kesulitan dalam melaksanakan kegiatan.
Adapun dalam hal penilaian, kami sebagai pengurus OSIS MA Nurussyahid kertajati mengakui secara jujur dan lapang dada membrikan penilaian cukup terhadap pelaksanaan program kerja yang telah dimandatkan selama kurun waktu satu tahun. Penilaian ini kami ambil berdasarkan bukti-bukti yang ada dalam hal pelaksanaan seluruh program kerja.
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

1.5. KESIMPULAN
1.     Dalam Masa baktinya, kami telah berusaha semaksimal mungkin untuk melaksanakan keputusan-keputusan musyawarah siding pleno OSIS maupun ketentuan lainnya yang menyangkut tugas pokok dan fungsi dari pengurus OSIS.
2.     Rencana kerja yang telah dijabarkan dalam program tahunan telah diupayakan secara maksimal untuk dilaksanakan walaupun belum secara keseluruhan.
3.     Mekanisme kerja dalam tubuh OSIS masih kurang sempurna.
4.     Koordinasi antara pengurus kurang begitu baik.
5.     Hubungan antara OSIS sebagai alat perlengkapan sekolah sudah cukup baik.

1.6.  SARAN
1.     Program yang belum dilaksanakan oleh OSIS Masa Bakti 2017 - 2018 disarankan menjadi alternatif program kerja yang akan datang.
2.     Diharapkan antara untuk Pembina dan Pengurus OSIS selalu mengadakan Konsolidasi.
3.     Sekolah diharapkan untuk lebih memperhatikan suara siswa mengenai kegiatan yang melibatkan siswa dalam skala besar.
4.     Kepada pengurus yang akan datang agar lebih memahami arti pening beroganisasi dan meningkatkan loyanitas serata dedikasi Pengurus OSIS.
BAB VI
PENUTUP

Demikian Laporan Pertanggung jawaban ini kami susun, pengurus OSIS Masa Bakti 2017 - 2018. Kami sampaikan kepada seluruh peserta dalam forum musyawarah dan sidang pleno OSIS Tahun 2010, semoga dapat maenjadi bahan kajian dalam menyusun rancangan pembinaan dan pengembangan siswa/siswi MA Nurussyahid kertajati diMasa Yang akan datang.
 Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dalam penyusunan Laopran ini, akan tetapi dalam penyusunanya kami lakukan dengan semaksimal mungkin sesuai dengan keadaan agar peserta dapat lebih mengetahui keadaan siswa/siswi MA Nurussyahid kertajati dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini melalui pembinaan dan pengembangan yang telah dilakukan selama Masa Bakti.
 Keberhasilan yang tergambar dalam Laporan Pertanggung jawaban ini adalah bukti dari hasil kerjasama dan partisipasi aktif seluruh warga MA Nurussyqhid Kertajati. Adapun kekurangannya semata-mata hanyalah keterbatasan kami sebagai manusia.
Melalui kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terimakasih kepada :
1.     Kepala Madrasah Aliyah Nurussyahid Kertajati;
2.     Para Wakil Kepala Madrasah;
3.     Bapak/Ibu guru serta staf Tata Usaha yang telah membantu dan mendukung kami dalam pelaksanaan kegiatan;
4.     Pembina OSIS yang tiada lelahnya membimbing kami dalam perealisasian program kerja;
5.     Rekan-rekan Ketua Organisasi yang telah membantu dalam pelaksanaan kegiatan;
6.     Seluruh siswa/siswi MA Nurussyahid kertajati yang selalu berpartisipasi aktif dalam semua kegiatan yang diadakan; dan
7.     Semua pihak yang telah membantu dan menyelesaikan serta mendukung kami dalam program kerja selama ini ;serta pihak yang membantu dalam penyusunan Laporan ini.
Akhirnya, semoga semua amal bakti semua dapat diterima oleh Allah SWT, dan mendapatkan balasan yang berlipat ganda, serta dapat apa yang lakukan bermanfaat bagi nusa, bangsa, serta kami berharap laporan Pertanggung jawaban ini dapat ditrima oleh seluruh warga MA Nurussyahid Kertajati.  
         Kertajati, 20 November 2018
Ketua                                                                                              Sekretaris

Diani Islamiati                                                              Dede Melati Juwita Sari
Mengetahui,

Pembina OSIS                                                                  Kepala Madrasah

Vivih Vihtriah S.Pd                                       Odong Abdurrahman, S.Pd.I,S.Pd
Share:

Laporan Akhir Kegiatan Magang Peserta Didik MA Nurussyahid Kertajati di Desa Panyingkiran kecamatan Jatitujuh


  BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Pendidikan sistem ganda adalah realisasi dari misi Sekolah untuk membentuk manusia pembangunan yang mampu berperan sebagai tenaga yang terampil di tingkat menengah yang layak kerja dan mandiri dalam berbagai kemampuan serta sesuai dengan kemampuan kebutuhan lapangan pekerjaan.
Penyediaan lapangan tenaga kerja yang terampil adalah tanggung jawab kita yang bisa diambil melalui jalur formal dan non formal. Salah satu jalur formal adalah melalui Sekolah, tetapi tidak mungkin sekolah menyediakan tenaga kerja yang terampil dan profesional tanpa adanya kerjasama antara pihak sekolah dan pihak industri, karena pihak sekolah hanya gambaran kerja saja belum menggambarkan pelaksanaan kerja yang sebenarnya.
Praktek Kerja Industri yang merupakan salah satu pembelajaram dari metode pendidikan sistem ganda yang sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan, mempunyai tujuan sebagai berikut:
1.     Untuk meningkatkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional dengan tingkat pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan dunia kerja.
2.     Menumbuhkan kepada siswa untuk menyesuaikan diri pada iklim kerja yang sebenarnya.
3. Memberi suatu pengalaman kerja yang merupakan suatu proses pendidikan.
4.  Meningkatkan efisiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang profesional.

1.1.1. Gambaran Umum Perusahaan
Sejarah dan Asal-usul Desa
Pada tahun 1816 seorang bernama Ki Bagus Rangin (Babot Cirebon) mengadakan pemberontakan terhadap penjajah Belanda. Dan pada tahun 1820 mereka diserang penjajah. Dalam pertarungan tersebut, pasukan yang dipimpin Ki Bagus Rangin mengalami kekalahan. Dalam kekalahan tersebut, mereka dievakuasi ke suatu tempat. Di tempat itu, mereka menanam 7 buah pohon jati. Sejak saat itu, daerah tempat itu dinamai Jatitujuh. Jati yang ditanam tersebut telah berumur ratusan tahun. Jati tersebut harus dijaga tetap berjumlah tujuh. Apabila ditebang, harus tetap ditanam penggantinya. Kini hanya terdapat 3 buah pohon jati yang masih asli sejak awal.
Desa Panyingkiran adalah desa di Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Indonesia. Bermula dari perkelahian antara masyarakat Sumedang dan Majalengka yang disebabkan karena adu domba. Dalam perkelahian ini, masyarakat Sumedang dipimpin oleh Panglima Kornel, sedangkan masyarakat Majalengka dipimpin oleh Ki Bagus Rangin. Ketika masyarakat Majlengka mengalami kekalahan, mereka menyingkir ke daerah sekitar sungai Cimanuk. Dari kata menyingkir ini muncul kata keterangan tempat, yaitu Penyingkiran (tempat menyingkir/evakuasi). Karena masyarakat itu bersuku Sunda yang fasih berbahasa Sunda, kata itu berganti menjadi Panyingkiran yang kini menjadi nama desa ini.
Pada awalnya desa ini bermukim di sekitaran sungan Cimanuk. Pada tahun 1816-1820 dibangun bendungan Rentang. Setelah bendungan ini dibangun, di daerah ini sering terjadi banjir. Tujuh tahun kemudian ketika seorang pengamat perairan dari Belanda bernama Tn. Khrom mengeluarkan keputusan untuk memindahkan pemukiman ini ke dareah utara.
Secara Kronologis atau pengakuan masyarakat di Desa Panyingkiran ada terdapat tempat yang dianggap keramat yaitu Makam Buyut Hujung serta patilasannya yang dinamakan Singadarepa yang konon katanya ketika ada Polisi yang berjalan melewati patilasan singadarepa maka jabatannya akan turun.
Di urusan Kesenian di Desa Panyingkiran ada Kesenian yang dilarang masuk ke Desa Panyingkiran selama tidak melanggar norma-norma kemanusian dan agama selama menghibur masyarakat khalayak ramai contohnya tidak boleh mengadakan hiburan seperti Organ, sandiwara, tarling dan lainnya ketika Malam Jumat dan tidak ada benda peninggalan sejarah.
Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dalam sistem pemerintahan Nasional dan berada di daerah Kabupaten. Sejarah desa merupakan suatu kejadian yang telah terjadi di masa lampau suatu desa yang pada akhirnya sejarah desalah yang membuat desa dapat bercermin dari masa lampaunya untuk menjadi lebih baik di masa depan. Manfaat sejarah desa bagi masyarakat adalah untuk:
Penyadaran dan refleksi tentang keberadaan dirinya selama ini.
1.     Penyadaran tentang perlunya usaha-usaha untuk memperbaiki keadaan dan kehidupannya.
2.     Sedangkan manfaat sejarah desa bagi lembaga program atau orang luar adalah untuk:
3. Memberikan wawasan dan pemahaman tentang cara berpikir masyarakat.
4.     Menjadi acuan dalam menyusun program di wilayah tersebut.

1.1.3. Kegiatan Usaha
Di kantor balai desa Panyingkiran kec.jatitujuh merupakan instasi pemerintah yang melayani masyarakat wilayah pedesaan. Dengan memberikan layanan yang penuh kepada masyarakat dalam hal administrasi kependudukan seperti pembuatan KK, surat keterangan kematian, keterkaitan dengan agraria(pertanian),surat krleterangan tidak mampu serta surat perizinan lainnya.
1.1.4 Inventarisasi Peralatan di Perusahaan
Ketika penulis magang di desa Panyingkiran kec.jatitujuh Inventarisasi peralatan di perusahaan lebih cenderung menggunakan peralatan yang berhubungan dengan perkantoran dan bidang pelayanan masyarakat seperti komputer,laptop,printer dan lainnya adapun rinciannya sebagai berikut:
1.     Komputer 1 Set
2.     Printer 1 Set
3.     Kursi 10 buah
4.     Meja 7 buah
5.     Kipas angin 3 buah
6.     Ruangan 6 buah termasuk dapur
1.2. Tujuan
1.2.1. Tujuan Prakerin
Kegiatan Prakerin dilaksanakan dengan tujuan sebagai berikut:
1.     Meningkatkan mutu dan pendidikan kejuruan melalui peran dunia kerja.
2.     Menigkatkan proses efisien pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas.
3.     Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan lapangan kerja.
4.     Memberi pengetahuan terhadap pengalaman kerja sebagai bagian proses pendidikan.
5.     Memperoleh kesetaraan dan kesepadanan antara sekolah dan dunia kerja.
1.2.2. Tujuan Pembuatan Laporan
Adapun tujuan dari pembuatan laporan Prakerin ini antara lain:
1.     Sebagai bukti tertulis bahwa siswa telah melaksanakan pakerin,
2.     Agar siswa mampu mengembangkan dasar-dasar teori yang didapatkan dari sekolah yang berhubungan dengan hasil prakerin,
3.     Siswa dapat menuangkan pikiran ke dalam tulisan yang dapat diuji keilmihannya.
BAB II
PROSES PELAKSANAAN
2.1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
 Nama Dunia Industri                :    Desa Panyingkiran
 Alamat                                           :    Kecamatan Jatitujuh
Tanggal Mulai Prakerin              :    13 maret 2017
Tanggal Selesai Prakerin           :    10 April 2017
Jumlah Hari Kerja                        :    40 Hari
2.2. Alat dan Bahan Yang Digunakan
Peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam pelaksanaan Prakerin atau proses kerja meliputi
1.     Komputer
2.     Kertas
3.     Bolpoin
4.     Printer
2.3. Gambar Kerja
Terlampir
2.4.  Proses Pelaksanaan
Dalam melaksanakan Prakerin, saya mendapatkan banyak pengalaman. Pekerjaan yang saya lakukan diantaranya:
1.     Membuat Surat undangan
2.     Membuat surat SKCK
3.     Mendata kependudukan
4.     Sortir pajak
5.     Surat pengajuan membuat KTP
6.     Dll
2.5. Implementasi Keselamatan Kerja
Di kantor desa panyingkiran jatitujuh sangatlah mengutamakan keselamatan kerja untuk para pegawinya maupun tamu baik itu berupa peraktek ataupun tulisan. Implementasi praktek contohnya diadakannya makan siang agar para pegawainya tidak kelaparan dan lainnya. Sedangkan implementasi berupa tulisan contohnya disana banyak tertempel poster yang mengajak para pegawainya untuk menjaga kebersihan seperti membuang sampah pada tempatnya.
2.6. Hasil Yang Dicapai
1.     Selama melaksanakan kegiatan Prakerin saya memperoleh hasil, antara lain:
2.     Dapat mengetahui seluk beluk dunia kerja
3.     Dapat menerapkan prinsip teliti dan hati-hati saat melakukan tugas.
4.     Dapat menerapkan kerapian dalam penataan arsip/berkas.
5.     Dapat mendorong semangat dan tanggung jawab menjadi tenaga kerja yang profesional.
BAB III
TEMUAN
3.1. Keterlaksanaan (Faktor Pendukung dan Penghambat)
1.      Faktor Pendukung
Ada beberapa faktor pendukung yang membantu saya selama melaksanakan kegiatan Prakerin diantaranya:
1.     Lingkungan kerja yang bersih
Lingkungan kerja yang bersih membuat saya merasa nyaman dalam melaksanakan tugas.
2.     Karyawan yang baik dan ramah
3.     Karyawan yang baik dan ramah membuat saya tidak membutuhkan banyak waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja.
4.     Fasilitas yang memadai
5.     Fasilitas yang memadai dapat membantu saya sehingga kami bisa mengerjakan tugas dengan cepat.
2.      Faktor Penghambat
Dalam melaksanakan pekerjaan pasti ada berbagai hambatan. Begitu pula dengan saya yang baru mengenal dunia kerja, saya juga mengalami berbagai hambatan. Hambatan-hambatan tersebut antara lain:
1.     Kurangnya pengalaman
Kami belum begitu berpengalaman sehingga pekerjaan yang saya kerjakan kadang tersendat-sendat.
2.     Kurangnya ketrampilan dan kreativitas siswa
Ketrampilan dan kreativitas saya masih kurang karena saya belum terjun ke lapangan kerja.
3.     Kurangnya menguasai peralatan kantor
Ada beberapa peralatan kantor yang belum saya kuasai, sehingga saya harus meluangkan waktu untuk berlatih terlebih dahulu.
4.     Teori dan praktek yang tidak sesuai
Kurang sesuainya antara teori dan praktek yang diterima di sekolah dengan pelaksanaan atau praktek pekerjaan yang sesungguhnya di lapangan menyebabkan hasil yang dicapai kurang maksimal dalam pelaksanaannya.
3.2.  Manfaat Yang Diperoleh
1.     Manfaat yang saya peroleh selama Prakerin antara lain:
2.     Memperoleh wawasan luas mengenai seluk beluk dunia kerja.
3.     Meningkatkan rasa percaya diri, disiplin dan tanggung jawab.
4.     Mengetahui arti penting disiplin dan tanggung  jawab dalam melaksanakan tugas.
5.     Dapat memahami, memantapkan, dan mengembangkan pelajaran yang diperoleh di sekolah.
6.     Dapat membandinggkan kemampuan yang diperoleh di sekolah dengan yang dibutuhkan di dunia kerja.
3.3. Pengembangan Ilmu
Selama saya melakukan kegiatan Prakerin, banyak sekali pengalaman yang saya  dapat. Mungkin dari pengalaman tersebut dapat mendorong dan membantu saya agar lebih giat, semangat, bertanggungg jawab dan terampil dalam bekerja, Sehingga saya bisa menjadi orang yang berguna dalam masyarakat.

BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Dengan adanya Praktek Kerja Industri (Prakerin) dapat mengambil kesimpulan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (Sekolah). Pengalaman kerja yang didapatkan akan membuat para siswa memiliki keahlian yang profesional dalam bidangnya, dan mendidik para siswa untuk memiliki rasa disipin dan tanggung jawab yang tinggi.
4.2. Saran
Berikut saya sampaikan saran-saran agar pelaksanaan Prakerin mendatang bisa menjadi lebih baik.
1. Bagi Sekolah
1.     Hendaknya memilih tempat Prakerin yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan tempat tinggal siswa.
2.     Hendaknya penempatan peserta Prakerin disesuaikan dengaan program studi masing-masing siswa.
3.     Hendaknya tetap menjaga hubungan baik dengan tempat Prakerin.
4.     Hendaknya kegiatan  Prakerin dilaksanakan secara serentak.
2. Bagi Tempat Prakerin
Share:

Translate

RAPOT DIGITAL MADRASAH (RDM)

KALENDER MA NURUSSYAHID

Calendar Widget by CalendarLabs

NU ONLINE

NPSN MA NURUSSYAHID

WAWASAN KEISLAMAN

MAJELIS ULAMA INDONESIA

LOKASI MA NURUSSYAHID


Foto Kepala MA Nurussyahid Kertajati dengan Gus Sauqi Putra Abah KH. Ma'ruf Amin (Wakil Presiden RI)

KEPALA MA BERSAMA PARA PURNAWIRAWAN TNI PADA ACARA MUNAJAT RAJAB

SANTRI MA NURUSSYAHID KERTAJATI PADA ACARA MUNAJAT RAJAB 1440 H

KUNJUNGAN SULTAN SEPUH KE YAYASAN