SEBERAPA PENTINGKAH KITA HARUS BERTHORIQOH
lintasmajalengkanews.blogspot.com
Kepala MA Nurussyahid Kertajati "PENDIDIKAN PENENTU KEBERHASILAN PEMBANGUNAN"
Odong Abdurrahman, S.Pd.I, S.Pd Kepala MA Nurussyahid Kertajati Majalengka
SAMBUTAN KEPALA MADRASAH ALIYAH NURUSSYAHID BANTARJATI KERTAJATI MAJALENGKA DALAM RANGKA PENERBITAN WEBSITE MAS NURUSSYAHID
https://masnurussyahidkertajati.blogspot.com
MENGGALI SEMANGAT DAN TELADAN PAHLAWAN KI BAGUS RANGIN (SEBUAH REPLEKSI NILAI-NILAI SEJARAH UNTUK GENERASI MUDA SAAT INI)
lintasmajalengkanews.blogspot.com
MADRASAH ALIYAH NURUSSYAHID KERTAJATI MEMBUKA SISTEM PENERIMAAN MURID BARU (SPMB) TAHUN PELAJARAN 2025/2026
www.madrasahaliyahnurussyahid.sch.id
2025/11/06
2025/11/05
MADRASAH ALIYAH NURUSSYAHID BANTARJATI KERTAJATI SELENGGARAKAN KEGIATAN TES KEMAMPUAN AKADEMIK (TKA) TAHUN 2025 GELOMBANG 2 D
Foto Kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Sesi 1 Madrasah Aliyah Nurussyahid Bantarjati Kertajati Tahun 2025
Kertajati (MANUSA) Pada hari rabu, kamis tanggal 5 dan 6 Nopember 2025 kegiatan TKA akan berlangsung di Madrasah Aliyah Nurussyahid Bantarjati Kertajati Majalengka. Kegiatan TKA Gelombang 2 di MA Nurussyahid terdiri dari 2 sesi (sesi 1 diikuti oleh 13 dan sesi 2 diikuti oleh 12 Peserta Tes). Kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi kelas 12 MA Nurussyahid berjumlah 25 Peserta didik, Adapun rincian detailnya adalah sebagai berikut :
a. Materi Wajib
1. Matematika dasar : 25 Peserta Tes
2. Bahasa Indonesia : 25 Peserta Tes
3. Bahasa Inggris : 25 Peserta Tes
b. Materi Pilihan
1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan /PPKn : 25 Peserta Tes
2. Bahasa Jepang : 17 Peserta Tes
3. Biologi : 1 Peserta Tes
4. Ekonomi : 5 Peserta tes
5. Bahasa Arab : 2 Peserta tes
Kegiatan TKA (Tes Kemampuan Akademik) Gelombang 2 di Madrasah Aliyah Nurussyahid Kertajati Majalengka akan berlangsun selama 2 hari (rabu dan Kamis/ 5 dan 6 Nopember 2025) dengan Pengawas silang dari MAN 3 Majalengka Ibu Hanna Fatma Khoiruzzahro, S.Sos dengan jabatan sebagai Guru Bimbingan Konseling, sementara Pengawas Silang yang dari MA Nurussyahid adalah Pak Hamid sebagai Guru Aqidah Akhlak dengan Tugas mengawas di MA MAS Al-Irsyad Tengaran 2 Dawuan Majalengka yang telah berlangsung di Gelombang 1 (3 -4 , Senin dan Selasa Nopember 2025) Lalu.
Sedangkan Kepala MA Nurussyahid Kertajati Ust. Odong Abdurrahma, S.Pd.I, S.Pd Menyampaikan saat diwawancarai beliau mengatakan bahwa semoga kegiatan Tes Kemampuan akademik (TKA) Gelombang 2 yang diselenggarakan di MA Nurussyahid berjalan Terib, aman dan kondusif dan semoga Peserta TKA dari MA Nurussyahid mendapatkan nilai yang baik sesuai dengan yang diharapkan oleh semua pihak. Semoga.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) dilatarbelakangi oleh kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu murid dari penilaian yang terstandar. Tidak tersedianya laporan capaian akademik individu dari penilaian terstandar pada beberapa tahun terakhir menimbulkan beberapa permasalahan. Permasalahan muncul terutama pada situasi ketika perbandingan capaian akademik murid yang berasal satuan pendidikan dilakukan, seperti pada proses seleksi. Pada situasi seleksi yang didasarkan pada data dari hasil penilaian masing-masing satuan pendidikan misalnya data rapor, menimbulkan masalah dalam hal objektivitas dan keadilan. Kegiatan TKA tahun 2025 ini berlandaskan kepada Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor: 95/M/2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik (TKA). (Kimarasa)
2025/11/01
SANTRI MADRASAH ALIYAH NURUSSYAHID ADAKAN KEGIATAN UPACARA HARI SANTRI NASIONAL DI KEGIATAN PELANTIKAN CALON PENEGAK (PECAPA) TAHUN 2025
Kegiatan Upacara Hari Santri Nasional Rabu, 22 Oktober 2025 di Kegiatan Pecapa Amblan Syeikh Syarif Hidayatullah dan Nyimas Pakungwati
Kertajati (MANUSA)-Dalam suasana khidmat dan penuh makna, Madrasah Aliyah Nurussyahid Bantarjati Kertajati Kabupaten Majalengka mengadakan Kegiatan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2025 di halaman Tempat Perkemahan Pecapa (Pelantikan Calon Penegak) Pangkalan MA Nurussyahid dengan Amabalan Syeikh Syarif Hidayatullah dan Nyimas pakungwati yang bertempat di Blok Pongpok, Rabu (22/10/2025). Seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib dan antusias sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan Para santri dalam mengemban Resolusi Jihad dalam mengusir Penjajah Inggris di perang 10 Nopember 1945.
Upacara
dipimpin oleh Ustadz Odong Abdurrahman, S.Pd.I, S.Pd, yang bertindak sebagai
pembina upacara, dengan petugas dari Dewan Penegak. Seluruh rangkaian kegiatan
berjalan lancar dan tertib, mulai dari pengibaran bendera, pembacaan doa,
hingga penutupan upacara.
Para peserta tampil kompak dengan busana khas santri. Siswa putra mengenakan
kemeja koko dan sarung dengan peci hitam, sedangkan siswa putri mengenakan
gamis dan kerudung. Busana sederhana namun walau tidak seragam ini mencerminkan
karakter santri yang berakhlak, bersahaja, berjiwa Agamis dan nasionalis.
Dalam kesempatan tersebut, pembina membacakan Amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagaimana tercantum dalam naskah resmi Apel Hari Santri Nasional 2025. Menteri Agama menegaskan bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun bangsa di era modern.
“Santri
sekarang tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai
teknologi, sains, dan bahasa dunia,” tegasnya.
Beliau juga berpesan, “Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya.
Rawatlah tradisi pesantren, tetapi juga peluklah inovasi zaman,"
pesannya.
Rangkaian upacara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan Resolusi Jihad, serta menyanyikan Mars Hari Santri oleh seluruh peserta. Kegiatan tambahan Setelah Upacara dillanjutkan dengan berziarah ke Makam Veteran yaitu Mbah Kiyai Syahid yang sekaligus merupakan Mursyid Thoriqoh Qodriyah wanaqsabandiyah Pada zamannya, adapun makam beliau berlokasi di Blok Pongpok Bantarjati Kertajati, kegiatan ziaroh diisi dengan kegaitan Tahlilan dan do’a Bersama yang dipimpin Oleh Kepala MA Nurussyahid Kertajati.
“Hari Santri adalah momentum untuk meneladani semangat perjuangan para santri. Jadilah generasi yang religius, cerdas, disiplin, dan cinta Tanah Air. Santri madrasah harus mampu membawa nilai-nilai pesantren ke dalam kehidupan modern,” pesannya.Dengan mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” kegiatan ini menjadi refleksi penting bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga nilai-nilai pesantren sambil beradaptasi dengan kemajuan zaman.












